Media Sosial dan Demokrasi: Transformasi Aktivitas Media Sosial ke Gerakan Nyata Bali Tolak Reklamasi

Media Sosial dan Demokrasi: Transformasi Aktivitas Media Sosial ke Gerakan Nyata Bali Tolak Reklamasi

Topik: Kekuasaan, Kesejahteraan, dan Demokrasi

Tahun: 2016

Penulis: I Gusti Agung Ayu Kade Galuh

Penyunting:

Deskripsi:

Dalam gerakan Bali Tolak Reklamasi, pemilihan media sosial sebagai strategi gerakan merupakan hasil dari proses nalar dan refleksi para aktor. Sebagai bagian dari proses nalar, tercipta identitas kolektif nyama Bali untuk melindungi nilai tekologi-religiousitas yang terkandung dalam Teluk Benoa. Nilai ini tidak lepas dari keterkaitan Benoa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Nalar juga mengarahkan mereka untuk memperluas jaringan dan memobilisasi dukungan tidak hanya dari masyarakat Tanjung Benoa, tetapi seluruh Bali dan bahkan masyarakat dalam lingkup lebih luas lagi. Refleksi menghasilkan keengganan untuk kembali merasakan dampak kerusakan lingkungan laiaknya pascareklamasi Serangan. Oleh karena itu mereka memilih media sosial yang dapat secara luas dan bebas menyebarluaskan pengetahuan bersifat counter-hegemony untuk menolak reklamasi Teluk Benoa.