Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Home
  • Artikel
  • hal. 4
Arsip:

Artikel

“My Kids Need Me, But We Need Money Too”: Female GOJEK Drivers In Indonesia (25-10-2020)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

All over the world, women play an essential role in curbing the spread of COVID-19, both in their paid work (such as in the health sector) and unpaid work (home schooling and caring for family […].

Fulfilling Urban Poor Women’s Rights During COVID-19: The Case of Indonesia (06-10-2020)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

The COVID-19 pandemic has hit urban poor women severely, including in Indonesia. The state as a duty-bearer with respect to human rights has struggled to assist them; more specifically, the state’s efforts in curbing the […].

Ini Faktor Banjir di Semarang Menurut Konsorsium Ground Up (17-02-2021)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

Semarang, Kabarku.net – Konsorsium Ground Up yang terdiri dari akademisi dan kelompok masyarakat sipil (IHE Delft Institute for Water Education, University of Amsterdam, Universitas Gadjah Mada, Amrta Institute dan KruHA) melakukan penelitian mengenai akses terhadap […].

Pandemi Ajarkan Rasanya Jadi Minoritas Muslim di Negeri Mayoritas Islam

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

(08-06-2020) Melalui pandemi pada Ramadan dan Lebaran kali ini, kita sebagai muslim seolah ditegur Tuhan rasanya menjadi penganut agama minoritas Dulu sekali, ada seorang Indonesianis dari Belanda bernama Willem Frederik Wertheim yang mengatakan bahwa kaum […].

Penanganan Banjir di Kota Semarang Butuh Demokratisasi Infrastruktur (17-02-2021)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Direktur Amrta Institute for Water Literacy Nila Ardhianie mengatakan, banjir di Kota Semarang merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang butuh penanganan serius.

Land Subsidence Perparah Banjir di Semarang

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

KBRN, Semarang : Sejak Oktober 2020 hingga Januari 2021, Konsorsium Ground Up yang terdiri dari akademisi dan kelompok masyarakat sipil (IHE Delft Institute for Water Education, University of Amsterdam, Universitas Gadjah Mada, Amrta Institute dan […].

Pemanfaatan Air Tanah Berlebihan Picu Banjir

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

SEMARANG, suaramerdeka.com – Konsorsium Ground Up yang terdiri dari akademisi dan kelompok masyarakat sipil (IHE Delft Institute for Water Education, University of Amsterdam, Universitas Gadjah Mada, Amrta Institute dan KruHA) melakukan penelitian mengenai akses dan […].

Konsorsium Ground Up Ungkap 5 Faktor Yang Memperparah Banjir di Semarang (17-02-2021)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

JoSS, SEMARANG – Konsorsium Ground Up, sebuah tim penelitian terhadap kondisi air tanah di Semarang mengungkapkan ada lima temuan faktor penyebab banjir di wilayah pesisir Semarang yang semakin parah dari tahun ke tahun, banjir terakhir […].

Konsorsium Ground Up Teliti Penyebab Banjir di Semarang, Ini Hasilnya (17-02-2021)

Artikel Kamis, 10 Maret 2022

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Konsorsium Ground Up yang terdiri dari akademisi dan kelompok masyarakat sipil, melakukan penelitian mengenai akses dan risiko terkait air di Kota Semarang.
1234
Universitas Gadjah Mada

Alamat

Gedung BA Lt. 4 FISIPOL UGM
Jl Sosio Yusticia, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Kontak

Whatsapp. (+62) 811 2515 863
Telp. (+62) 274 – 555880
Fax. (+62) 274 – 552212

© 2025 PolGov UGM - Research Centre for Politics and Government