Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Home
  • Artikel

Internal Capacity Building: How To Write A Good Research Proposal

  • Artikel, Kegiatan
  • 26 Juni 2023, 08.57
  • Oleh : PolGov Admin

Research Center for Politics and Government (PolGov) Departemen Politik pemerintahan menyelenggarakan Internal Capacity Building dengan tema “How To Write a Good Research Proposal” pada Kamis (8/6/2023). Internal Capacity Building merupakan agenda rutin yang diadakan oleh PolGov yang bertujuan untuk pengembangan kapasitas peneliti PolGov serta dosen-dosen di ligkungan Departemen Politik Pemerintahan UGM. Secara khusus acara ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas dosen dan peneliti dalam menyusun proposal riset yang outstanding agar dapat lolos dalam program-program hibah riset nasional maupun internasional.

 

ICB kali ini dilaksanakan secara bauran dengan melibatkan peneliti PolGov dan beberapa doses DPP Fisipol UGM. Sebagai narasumber, ICB menghadirkan Edward Aspinall, Profesor Politik di Australian National University (AUN). Acara ini dipandu oleh salah satu peneliti PolGov yakni Faiz Kasyfilham.

 

Berfokus pada hibah riset penelitian, Edward Aspinall menjelaskan beberapa langkah penting agar proposal riset dapat lolos seleksi dan mendapatkan grant hibah. Menurut Aspinall, setidaknya ada empat langkah yang perlu ditempuh untuk menghasilkan proposal riset yang kompetitif.

Langkah pertama, tim peneliti harus membaca dengan teliti setiap pedoman dan kriteria penelitian sehingga struktur dan desain penelitian sesuai dengan ketentuan tersebut.

Kedua, tim peneliti harus memahami karakter asesor dari lembaga pemberi donor. Dengan melakukan hal tersebut, proposal dapat disesuaikan dengan minat dari tim asesor donor. Selain itu, proposal penelitian harus mampu menarik perhatian asesor dengan membuat “kalimat” pembuka proposal yang menarik, singkat dan substantif.

Ketiga, proposal hibah riset harus memiliki konsistensi internal dan  pastikan proposal hibah riset memiliki struktur internal yang jelas.

Keempat, proposal hibah riset harus realistis meskipun terlihat ambisius. Hal ini dilakuka dengan meyakinkan asesor bahwa metode yang digunakan cukup baik dan telah telah teruji sebelumnya. Selain itu, proposal perlu menunjukkan adanya tim yang berkompeten dan memiliki rekam jejak yang positif sebelumnya.

Sebagai akhiran, Aspinall menegaskan bahwa sebuah proposal hibah riset memerlukan waktu yang panjang dalam penyusunananya. Aspinall mengibaratkan penulisan proposal riset sebagaimana penulisan jurnal. Oleh sebab itu, proposal riset yang kompetitif adalah proposal yang disusun secara serius dan tidak tergesa-gesa.

Related Posts

Dorong Keterlibatan Anak Muda dalam Ecological Fiscal Transfer, PolGov Selenggarakan Diskusi Publik bersama The Asia Foundation 

ArtikelKegiatan Jumat, 22 Agustus 2025

Pada 21 Agustus 2025, PolGov (Research Center for Politics and Government) bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF) dan Koalisi Masyarakat Sipil menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Ecological Fiscal Transfer Goes to Campus: Keterlibatan Orang Muda […].

Mendorong Tata Kelola Pemerintahan Demokratis dan Akuntabel melalui Seleksi Pamong Kalurahan Guwosari

Kegiatan Kamis, 7 Agustus 2025

PolGov (Research Center for Politics and Government) melaksanakan Seleksi Pamong Kalurahan Guwosari sebagai wujud pengabdian Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus komitmen untuk mendorong pemerintahan yang demokratis dan kompeten.

Short Course, Long Impact: Cerita di Balik Kolaborasi DPP dan SUSS

ArtikelKegiatan Jumat, 4 Juli 2025

Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) berkolaborasi dengan Singapore University of Social Sciences (SUSS) telah menyelenggarakan program short course dengan tema besar Environmental Governance. Program ini dirancang dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang […].

PolGov FISIPOL UGM Dukung Demokratisasi Desa Lewat Seleksi Dukuh Babadan

Kegiatan Senin, 5 Mei 2025

Desa atau kelurahan adalah kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga dan mempunyai sistem pemerintahannya sendiri. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah desa atau kelurahan di Indonesia mencapai 84.048 desa pada tahun 2024.
Universitas Gadjah Mada

Alamat

Gedung BA Lt. 4 FISIPOL UGM
Jl Sosio Yusticia, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Kontak

Whatsapp. (+62) 811 2515 863
Telp. (+62) 274 – 555880
Fax. (+62) 274 – 552212

© 2025 PolGov UGM - Research Centre for Politics and Government