Riset

Menampilkan 2 entri dari 2 hasil.  

Kajian ini lebih dalam melihat model implementasi desentralisasi asimetris yang didasarkan atas pertimbangan konflik di dua propinsi yaitu Aceh dan Papua. Riset berpijak pada kerangka pikir yang spesifik, yaitu: pengembangan asimetrisme yang didasarkan pada prinsip demokrasi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, desentralisasi asimetris tidak diletakkan sebagai tujuan akhir tetapi, namun lebih sebagai instrumen untuk memastikan prinsip-prinsip demokrasi dan kesejahteraan terlaksana di daerah yang mendapatkan status tersebut khususnya di Aceh dan Papua.

Pelembagaan sistem integritas dalam distribusi kesejahteraan di Indonesia menemui tantangan kompleksitas antardaerah. Melalui penjaringan opini epistemic community di lima kota, kajian ini menekankan perlunya kerangka asimetrisme hubungan pusat-daerah untuk menjamin sistem integritas bekerja dengan baik menghasilkan pelayanan publik.