Pengembangan Assymetrical Decentralization (Pembelajaran dari Lima Negara)

Riset ini menuntun pada sejumlah kesimpulan, antara lain bahwa desain asimetrisme sebagai jalan keluar untuk menata hubungan pusat dan daerah telah diterapkan di banyak negara. Desain asimetrisme dirumuskan karena berbagai motivasi, seperti pengakuan karakter sejarah dan sosio-kultural serta kaitannya dengan kebutuhan pengembangan ekonomi untuk daya saing global. Desain asimetrism ini berwatak dinamis, berkembang dari waktu ke waktu dan tergantung tarik ulur hubungan daerah dengan pusat.


Topik
Politik Desentralisasi
Proyek
Desentralisasi Asimetris
Tipe
Laporan Akhir
Tahun
2009
Lokasi Riset
Finlandia, Filipina, Spanyol, Denmark, China
Penulis
Cornelis Lay , Abdul Gaffar Karim, Wawan Mas'udi, Sigit Pamungkas, Syarifudin
Penerbit
Research Center for Politics and Government (PolGov)
Berkas
2009-bab-v-penutup-pengembangan-assymetrical-decentralization.pdf   (55.14kB)   Unduh

Kami mempublikasikan hasil riset dalam berbagai format yang dapat Anda unduh secara gratis di laman ini. Jika Anda membutuhkan format laporan lengkap, silakan menghubungi kami melalui surel polgov@ugm.ac.id