Politics of Citizenship in Indonesia

Tahun
2017
Penyunting
Eric Hiariej, Kristian Stokke
Penerbit
Yayasan Obor Indonesia
Tag
Politik Kewarganegaraan

Argumen inti buku ini adalah kewarganegaraan diproduksi dan dipraktikkan melalui gerakan melawan ketidakadilan. Gerakan berbentuk perjuangan ini digerakkan oleh orang-orang di tingkat akar rumput dan kelas menengah yang merepresentasikan aktivisme dan organisasi. Selain menuntut pengakuan budaya, keadilan sosial dan ekonomi, gerakan ini juga merupakan ekspresi representasi populer.

Berbeda dengan cara berpikir arus utama yang bersumber dari karya monumental T.H. Marshall, perjuangan kewargaan di Indonesia tidak melulu berbasis pada kelas sosial. Perjuangan tersebut lahir dari pengelompokan dan pengorganisasian yang juga berbasis etnisitas dan agama, generasi, atau aliansi lintas sektor yang memperjuangkan isu yang sama

Riset ini menunjukkan multiplikasi perjuangan kewargaan. Gerakan sosial menuntut kewargaan hadir melalui tujuh posisi subyek.

Pertama, melalui broader alliance, aliansi kelas menengah dan sektor popular. Aliansi ini ditemukan dalam aksi kolektif memperjuangkan isu kesejahteraan, yaitu Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS). Aliansi yang sama juga teridentifikasi dalam upaya mendukung dan membangun semacam kontrak sosial dengan pemimpin populis seperti Jokowi yang membentuk Seknas Jokowi. Kedua, dalam kasus domestic worker yang memperjuangkan hak dan kesejahteraannya, terutama melalui upaya memperjuangkan pengakuan terhadap statusnya sebagai pekerja. Ketiga, urban poor. Perjuangan kaum miskin kota di Jakarta yang mengklaim hak tempat tinggal dan hak kesehatan. Keempat, gerakan menuntut keadilan di sektor sawit. Kelima, gerakan menuntut keadilan yang dilakukan di sektor tambang.

Selain lima posisi itu, riset ini juga melibatkan gerakan pemuda dan gerakan fundamentalis yang selama ini tidak dianggap sebagai bagian dari gerakan politik menuntut keadilan. Hasil riset ini menunjukkan bahwa aksi kolektif yang digerakkan oleh dua kelompok ini juga dilatari tuntutan atas hak kewargaan yang selama ini belum mereka rasakan. 


Kami menerbitkan sejumlah hasil riset dalam bentuk buku. Jika Anda membutuhkan pembelian buku secara daring, Anda dapat menghubungi kami melalui telepon +62 811 2515 863 atau surel penerbit.polgov@ugm.ac.id