Gereja dan Pemilu

Tahun
2007
Penulis
Agustina Rukmindani Trisrini
Penerbit
Departemen Politik dan Pemerintahan, UGM

Sebagai sebuah institusi sosial, Gereja Katolik dipandang lamban merespons perkembangan politik di negara ini. Gereja Katolik dianggap sangat pasif menyikapi serta mengikuti dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih pada masa Orde Baru. Namun, suatu langkah berani kemudian diambil oleh Gereja Katolik Indonesia pada bulan Maret 1997 dengan dikeluarkannya Surat Gembala Prapaskah oleh KWI yang bertajuk " Keprihatinan dan Harapan" sebagai sebuah bentuk resistensi Gereja terhadap rezim Soeharto yang selama ini membungkam aspirasi.


Kami menerbitkan sejumlah hasil riset dalam bentuk buku. Jika Anda membutuhkan pembelian buku secara daring, Anda dapat menghubungi kami melalui telepon +62 811 2515 863 atau surel penerbit.polgov@ugm.ac.id